Sendang Kulon | Informasi Berita Teknologi
Teknologi Digital

Selamat Datang di Sendang Kulon

Informasi Teknologi & Digital Terpercaya

Inovasi Teknologi

Inovasi Teknologi untuk Desa

Membangun Ekosistem Digital yang Berkelanjutan

Jaringan Global

Jaringan & Kemitraan Global

Bersama Membangun Masa Depan Digital

Update Teknologi: Misi Swift Boost NASA akan diluncurkan akhir bulan ini untuk menyelamatkan telesko
Ilustrasi: Update Teknologi: Misi Swift Boost NASA akan diluncurkan akhir bulan ini untuk m...

Update Teknologi: Misi Swift Boost NASA akan diluncurkan akhir bulan ini untuk menyelamatkan telesko

Sumber: Engadget | 22 June 2026
Abstrak:
Misi NASA untuk menyelamatkan teleskop luar angkasa yang jatuh siap diluncurkan.

Dari sisi perkembangan digital, misi Swift Boost NASA akan diluncurkan akhir bulan ini untuk menyelamatkan Observatorium Neil Gehrels Swift, yang orbitnya menurun lebih cepat dari yang diperkirakan. Selain itu, selain itu, dengan kata lain, jatuhnya teleskop luar angkasa terlalu cepat, dan badan tersebut bermaksud untuk bertemu dengannya dan menyimpannya di luar angkasa selama beberapa tahun lagi daripada yang bisa bertahan tanpa intervensi. Lebih lanjut, lebih lanjut, menurut publikasi space, peluncuran telah ditetapkan pada 27 juni. NASA bekerja sama dengan perusahaan Arizona Katalyst Space tahun lalu untuk membangun LINK, sebuah pesawat ruang angkasa robotik yang dirancang untuk berlabuh dengan observatorium dan menariknya ke orbit yang lebih tinggi. Selain itu, pada tanggal 9 juni, para insinyur di fasilitas penerbangan wallops nasa di virginia selesai memasang tautan ke roket northrop grumman pegasus xl. Lebih lanjut, beberapa hari kemudian, tepatnya pada 12 Juni, mereka menempelkan roket tersebut ke perut pesawat northrop grumman yang disebut stargazer. Pesawat meninggalkan Wallops pada 18 Juni menuju Atol Kwajalein di Samudra Pasifik Selatan dan akan lepas landas dalam waktu seminggu

Dari sudut pandang proteksi siber, hal ini memerlukan perhatian khusus dari para praktisi IT. Stargazer akan membawa pegasus xl ke ketinggian sekitar 40. 000 kaki sebelum melepaskannya ke udara. Selain itu, roket akan jatuh bebas selama beberapa detik sebelum menembakkan motornya dan mengirimkan link ke luar angkasa dalam waktu kurang lebih 10 menit. Lebih lanjut, meskipun semua satelit di orbit kehilangan ketinggian seiring berjalannya waktu, peluruhan orbit teleskop swift lebih cepat dibandingkan kebanyakan satelit lainnya. NASA menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena observatorium tersebut mengalami hambatan atmosfer yang lebih besar daripada yang diperkirakan akibat peningkatan aktivitas matahari baru-baru ini. Dari sudut pandang proteksi siber, hal ini memerlukan perhatian khusus dari para praktisi IT. β€œmengingat betapa cepatnya penurunan orbit swift, kita berpacu dengan waktu, namun dengan memanfaatkan teknologi komersial yang sudah dalam pengembangan, kita menghadapi tantangan ini secara langsung,” kata shawn domagal-goldman dari nasa ketika kemitraan badan tersebut dengan katalyst diumumkan

Perlu dicatat bahwa inovasi ini sejalan dengan transformasi digital yang sedang berlangsung di berbagai sektor.

Artikel terpercaya untuk keperluan informasi teknologi dan digital.